Rahasia Pembangunan Gereja (Hajai 2:10)

Dasar Pembangunan Gereja Hujan Awal berawal dari khotbah Rasul Petrus di Yerusalem, ketika murid-murid menerima Rohkudus. Petrus sebagai pemegang kunci Kerajaan Sorga (berdasarkan Matius 16:13-20) membuka Rahasia Kerajaan Sorga melalui khotbahnya dalam Kisah Rasul 2:37-38, yang terbagi dalam 3 bagian yaitu :

  1. Bertobatlah.
  2. Hendaklah kamu masing-masing memberi diri dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu.
  3. Maka kamu akan menerima karunia Rohkudus.

Berdasarkan khotbah Rasul Petrus ini, maka terbentuk Tujuh Tingkatan Iman menuju gereja dewasa atau menjadi Penganten Kristus (sebagaimana tercantum dalam gambar perempuan yang bersalut dengan matahari,berdiri di atas bulan dan bermakota 12 bintang).

Pada saat Petrus berkhotbah dalam urapan Rohkudus, maka benih iman pada orang banyak yang mendengar bertumbuh. Dan terbentuk tingkat iman yang pertama yaitu mendengar Firman, percaya dan terima Tuhan Yesus. Karena dengan mendengar Firman yang disampaikan Petrus, hati mereka sangat terharu (ayat 37) dan timbul penyesalan dan terbentuk tingkat iman kedua yaitu menyesal dan menuju pada pertobatan. Petrus dengan tegas mengatakan bertobatlah, maka terbentuk tingkat ketiga yaitu mengeluarkan buah pertobatan. Kemudian Petrus katakan hendaklah kamu memberi diri dibaptis dalam nama Yesus, terbentuk tingkat iman keempat yaitu dibaptis dengan air. Petrus mengatakan lagi kamu akan menerima karunia Rohkudus, terbentuk tingkat kelima yaitu dibaptis dengan Rohkudus dan kepenuhan Rohkudus dan terbentuk tingkat keenam yaitu beroleh karunia Rohkudus, jawatan, buah Rohkudus. Kemudian akan menjadi gereja terpilih atau gereja Penganten tingkat iman ketujuh.

Gereja Hujan Awal penuh dengan anugrah Rohkudus maka mereka digambarkan seperti pohon yang bertumbuh subur dan berbuah (Mazmur 1:1-4, Yermia 17:7-8, I Korintus 3:9). Namun setelah Para Rasul dipanggil Tuhan, maka gereja mengalami kemerosotan iman karena muncul serigala-serigala yang ganas Kisah 20, Mesias palsu Matius 24:3-5, Nabi palsu Matius 24:24, Rasul palsu, pekerja curang II Korintus 11:13-14, Guru palsu II Petrus 2:1-2. Dengan mencermati kemerosotan iman orang percaya dari abad pertama sampai abad pertengahan, gereja bagaikan tunggul mati (Ayub 14:7-9).

Yoel menggambarkan bagaikan pohon yang digerogoti belalang-belalang yaitu pengajaran-pengajaran yang mengerogoti iman. Namun kemudian bertumbuh kembali oleh karena adanya hamba-hamba Tuhan yang dipakai Tuhan untuk menyirami tunggul-tunggul yang mati sehingga bersemi kembali karena siraman rohani melalui Firman dan anugerah Rohkudus.

7 TINGKAT IMAN

TINGKAT IMAN I

Tingkat iman pertama adalah awal dari seseorang yang percaya, menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat, melalui pemberitaan Firman. (Mendengar Firman percaya dan terima Tuhan Yesus. tingkat pertama) - Roma 10:13-14.Kisah para rasul.16:31.Yohanes 3:16.10:9.Markus 16:15-17.

Sebab barang siapa berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepadaNya,jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia.Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakanNya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakanNya, jika mereka tidak diutus?J ika iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh Firman Allah”. Roma 10:13-14,17

“Jawab mereka percayalah pada Tuhan Yesus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu”. Kisah rasul 16:31

Membangun tingkat iman pertama adalah memberitakan tentang Kristus sebagai Juru Selamat Penebus Dosa. Percaya pada Yesus Kristus adalah dasar utama yang kuat diletakan dalam hati. Pembangunan tubuh Kristus sangat penting adalah ajaran yaitu ajaran rasul-rasul dan para nabi, dengan Yesus Kristus sebagai batu penjuru. Karena di dalam Tuhan Yesus Kristus tumbuh seluruh bangunan,rapih tersusun,menjadi Bait Allah yang kudus di dalam Tuhan.

TINGKAT IMAN II.

Tingkat Iman II adalah Menyesal dan Bertobat. Dengan mendengar Firman, percaya dan terima Tuhan Yesus, adalah kekuatan kuasa Firman pada orang percaya. Dan menjadikan dia memahami kehendak Tuhan dan menyadari akan segala perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan terang Firman. Dengan demikian terjadi suatu proses penyesalan dan membawa pada pertobatan. Bukan sedikit orang percaya yang mendengar Firman, merasa menyesal atas perbuatannya, namun tidak pernah bertobat. Orang seperti itu sama dengan Yudas Iskariot yang menyesal akan perbuatannya namun tidak bertobat. Lain halnya dengan Rasul Petrus, menyesali atas penyangkalannya tetapi ia bertobat.

“Sebab itu hendaklah kamu menyesal dan bertobat, supaya dosamu dihapuskan“. Kisah Para Rasul 3:19 (TL)

Ketika kita mendengar Firman, percaya dan terima Tuhan Yesus, dan meningkat rohani dengan menyesal dan bertobat maka jaminan Fiman Tuhan adalah dosa kita dihapus.

TINGKAT IMAN III

Tingkat Iman III adalah Mengeluarkan Buah-Buah Pertobatan. Mengeluarkan buah pertobatan, adalah hasil dari menyesal dan bertobat. Banyak orang percaya tidak mengeluarkan buah pertobatan, karena masih terikat dengan dosa. Atau hari ini bertobat dan besok jatuh lagi dalam dosa dan demikian seterus nya. Mengeluarkan buah pertobatan, adalah suatu bukti bahwa kita telah meninggalkan perbuatan-perbuatan yang melanggar Firman. Dengan membuktikan pada umum bahwa telah tercipta satu ciptaan baru yaitu yang lama telah berlalu dan yang baru telah terbit pada pribadi kita (II Korintus 5:17). Hasil dari menyesal dan bertobat adalah mengeluarkan buah pertobatan.

“Jadi hasilkan buah sesuai dengan pertobatan”. Matius 3:8

Ada buah pertobatan, ada juga buah pelayanan (Yohanes 15:16), pergi dan menghasilkan buah dan buahmu tetap supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaKu, diberikanNya kepadamu. Demikian ada juga buah Roh yang harus dikeluarkan oleh gereja Tuhan. Namun dalam tingkat III adalah mengeluarkan buah pertobatan yang bersifat tetap. Sedangkan buah pelayanan, akan ikut serta jika gereja telah mengeluarkan buah pertobatan.

TINGKAT IMAN IV.

Tingkat Iman IV adalah Baptisan air. Baptisan air adalah satu sakramen suci dan diwajibkan kepada semua orang yang menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat. Karena baptisan air adalah suatu tanda kelahiran di dalam Tuhan (Yohanes 3:1-7). Jelas bahwa baptisan air adalah upacara yang berarti bahwa seseorang telah dilahirkan dalam Tuhan Yesus Kristus, menjadi anggota tubuh Kristus atau menjadi keluarga Allah.

Dalam pembangunan iman tingkat IV, yaitu membawa gereja percaya akan kelahiran baru dalam baptisan air. Sangat penting diberitakan dengan jelas Firman Allah tentang arti dari baptisan air untuk dilaksanakan secara benar. Karena terlalu banyak tafsiran dalam pelaksanaan baptisan air dengan beragam cara. Ada yang sesuai dengan Firman dan ada juga yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan.

Baptisan air sangat menentukan dalam pertumbuhan iman rohani. Tanpa disadari banyak yang telah salah menafsir dalam pelaksanaan baptisan air dengan cara yang salah dengan alasan pelaksanaan boleh berbeda tetapi yang penting atas nama Tuhan Yesus Kristus.

MENGAPA HARUS DI BAPTIS ? SEBAB :

  1. Memberi diri dibaptis adalah jalan pengampunan dosa, Kisah Para Rasul 2:38 b.
  2. Memberi diri dibaptis adalah suatu penguburan dosa dan bangkit bersama Kristus, Roma 6:3-4.
  3. Memberi diri dibaptis adalah penggenapan kehendak Allah, Matius 3:15.
  4. Memberi diri dibaptis adalah suatu tindakan lari dari murka Allah, Matius 3:7.
  5. Memberi diri dibaptis adalah bukti dari pertobatan, Kisah rasul 19:1-7.
  6. Memberi diri dibaptis adalah satu keharusan untuk masuk dalam kerajaan Allah, Yohanes 3:4-5.
  7. Memberi diri dibaptis adalah suatu kelahiran kembali, Yohanes 3:3.

Cara melaksanakan baptisan air adalah diselamkan ke dalam air dengan nama Bapa, Anak dan Rohkudus yaitu Tuhan Yesus Kristus. Rohkudus pasti akan membawa kita pada cara membaptis dengan benar. Yaitu pada waktu penyempurnaan gereja pada Kegerakan Besar ketika gereja dipersatukan. Epesus 4:5 – Satu Tuhan, satu Iman, SATU BAPTISAN.

12 Komentar

  1. Frans

    Syalom. Sy sngt trtarik dgn ulasan Bpk tentg pembptisan. dsni sy hnya ingin brtny brdsrkn fkta yg sy lht pd prkmbgn grja saat ini bhw apkh pmbptisn dgn air dgn cra tdk mncelupkn kdlm air mrupkn tndkn yg slah dan tdk sesuai dgn FIRMAN TUHAN? apakh seorg kristen itu bisa di bptis ulg krn pindah ke aliran kristen yg lain?Syalom

    • seharusnya demikian dalam kisah rasul 19:1-7 Paulus membabtis kembali 12 murd Yohanes pembabtis yang sudah dibabtis oleh Yohanes pembabtis.Tuhan selalu comid dengan apa yang telah Ia Firmankan.tetapi manusia selalu mengubahnya dengan mendirikan kebenaran sendiri.Sebaiknya kita semua kembali pada FirmanNya bukan apa yang ditafsir manusia yang kelihatan rasional tapi salah karena tidak sesuai dengan Firman.II Petrus 1:20.II Petrus 3:16.Tuhan berkati saudaraku amin

      • Trus yang bener di dunia ini AGAMA APA ?

      • agama hanya sebuah wadah,semua agama di dunia selalu mengatakan mereka yg benar..yg benar adalah Firman Tuhan yg harus kita ikuti,maka yg menyelamatkan adalah Tuhan.Dlm pelajaran yg kami sajikan adalah membawa org percaya menjadi penganten Kristus dan yg tdk jadi penganten,akan msk pd zaman antikris 3,5 thn.& jika bertahan dlm aniaya selamat tapi jika tdk bertahan,maka akan binasa…Tuhan berkati Yogi kami doakan….amin

  2. Cara menerima baptisan dan kepenuhan Rohkudus.

    Dengan bimbingan Firman dan ditumpang tangan oleh Hamba Tuhan yang dipercayakan Tuhan dan mengatakan : haleluya.. haleluya.. haleluya dengan sungguh-sungguh, maka Tuhan pasti akan baptiskan dengan RohNya (Kisah Rasul 19:1-7)
    Dengan bimbingan firman Tuhan dan menyembah dalam roh dan kebenaran dengan sepenuh hati maka Tuhan Pembaptis Agung Rohkudus akan membaptiskannya (Kisah Rasul 10:1-48)

    shallom bapak…
    sy ingin konfirmasi lagi mengenai 2 hal diatas. Dalam pembahasan ttg “babtisan Roh Kudus”. Dalam dua penjelasan bapak, saya memberanikan diri bertanya
    1. apakah pendeta berhak membabtis umat dg Roh Kudus?
    2. apakah wajib babtis dahulu sblm “dibabtis Roh Kudus?

    Alkitab adalah standar kebenaran umat Kristen, kami harap bapak menjawab pertanyaan kami berlandaskan Alkitab sbg dasar ajaran tsb.

    jika tidak bersedia menjawab di kolom komentar, kami mohon bapak menjawab pertanyaan kami melalui email: indonesian.doctrinal.watch@gmail.com

    shallom, Gbu

  3. Dian Mf

    Trimakasi tuk pnjelasan bpk ttg baptisan, sy mau tanya pa, sy perna dengar bhw ada juga greja yg membabtis dg bendera/mungkin simbolnya aja yg bendera, tp yg jls sy dgr bhw baptis pakai bendera. Apa bpk prnah mendengar ttg bptsan itu, /mengetahuinya?
    Apakah baptisan sperti itu jga sah/tdk pa? Mhon penjelasannya pa. Terusla berkarya utk Yesus. Makasi, Gbu pa

    • Tuhan berkati saudari Dian Mf…alkitab mencatat ada dua babtisan:,babtisan air dan babtisan Rohkudus…..babtisan bendera dipraktekkan oleh suatu organisasi yang menerapkan sebagai simbol….dalam alkitab tidak ada babtisan bendera saya tidak mengerti mengapa mereka melakukan babtisan bendera….atas dasar apa….namun saya tegaskan bahwa babtisan dalam bentuk apapun iika tidak sesuai dengan FIrman,maka babtisan itu keliru/salah…..sebab kita tidak berhak menyelewengkan Firman demi organisasi atau demi keadaan atau situasi.Tidak ada alasan akal atau ketentuan unsur2 manusia dalam menafsir untuk menyesuaikan dengan keadaan bukan dengan Firman…..sebab babtisan bukan sekedar simbol tetapi keharusan perintah Firman yang harus ditaati…Tuhan berkati atas kesediaan comen disini amen

  4. STANLY TAGHUPIA

    shalom papi,saya dititip pertanyaan sama istri saya (susan),waktu malam papi lagi mengajar kami,istri saya sempat terpikir dalam hatinya bahwa dia rindu DIPAKAI TUHAN untuk berdoa kepada mereka yg belum dibaptis Roh kudus,berdasarkan LUKAS 3:16,bahwa Tuhan sendirilah yang akan membaptis seseorang dgn Roh-NYA,pertanyaannya,apakah seseorang hamba Tuhan dapat dipakai Tuhan lewat doa dan penumpangan tangan untuk mendoakan mereka yg belum terima roh kudus sehingga mendapat baptisan roh,caranya bagaimana kalau bisa seperti itu,terima kasih papi,Tuhan Berkati papi dan keluarga

    • ada dua cara sesuai alkitab yaitu dengaN TUMPANG TANGAN,Kis 19:1-7 dan tanpa tumpang tangan Kis 10…namun yang membabtis adalah TUhan Yesus,maka seharusnya minta pada Tuhan untuk berkenan melaksanakan tugas itu….sebuah karunia dari Roh….namun bagi wanita hanya bisa tumpang tangan pada wanita…wanita tidak boleh tumpsng tsngsn psds pria.kecuali hamba Tuhan pria bisa tumpang tangan secara umum….Tuhan berkati…

      • STANLY TAGHUPIA

        terima kasih papi buat penjelasannya.Tuhan berkati

  5. Chrestina Rompas

    Saya senang sekali mempelajari pelajaran tentang 7 tingkat Iman, setelah saya baca serta merenungkannya, saya rasakan ada kuasa Allah dan Hadirad Allah bisa saya rasakan dlm hidup ini.
    Apakah ada buku khusus untuk penjelasan 7 tkt iman ini ?
    Trima kasih Tuhan Yesus Memberkati.

    • Tuhan berkati sis Chrestina Rompas telah mendukung dan berkomentar…..buku sdh dicetak tapi talah habis doakan utk pencetakan selanjutnya…Tuhan berkati ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: